Tulisan ini pertama aku buat
untuk mefreksikan kegundahanku terhadap fenomena yang terjadi dalam kurun
beberapa tahun ini. Masih teringat dalam benakku kemarin malam melihat film
yang berjudul “gridiron gank”. Film ini adalah produksi pamamore pictures dan
dibintangi oleh dwane “ the rock” johnson, seorang pegulat wwa yang akhir-
akhir ini sering menjadi aktor film. Film ini berdasarkan kisah nyata dimana
seorang pengurus sebuah penjara anak-anak
ingin merubah keadaan para
narapidana anak – anak agar kelak ketika
mereka semua keluar dari penjara tidak kembali ke jalanan, melakukan kejahatan
dan masuk penjara lagi. karena pada kenyataannya saat itu 75 % anak-anak atau
remaja yang kelluar dari penjara itu kembali lagi berurusan dengan polisi dan
kembali lagi masuk penjara. Pengurus yang bernama Sean Porters yang dibintangi
dwayne “ the rock “ johnson dengan
dibantu oleh temannya yang sama-sama
menjadi pengurus yaitu marcus dibintangi oleh xzibit mencetuskan ide untuk
membuat sebuah team american football bernama killpatrick mustangs. Ternyata
kenyataan membuat sebuah team tak semudah membangun team tersebut. Banyak
sekali tantangan yang meng hadang tim tersebut mulai dari anggota tim sendiri
yang sulit mengendalikan emosi, sosial serta semangat mereka yang seakan –akan
hilang. Sampai akhirnya 2 pertandingan yang mereka jalani berakhir dengan
dengan kekalahan telak. Setelah hal itu terjadi ternyata ada perubahan yang
terjadi pada anggota tim. Lama – kelamaan mereka sadar akan posisinya dan ingin
merubah paradikma pada dirinya menuju
hidup yang lebih baik dan bermanfaat . ada satu kutipan yang aku suka dari film
ini yaitu salah satu perkataan dari anggota team “ aku lelah menjadi
pecundang”. Lama waktu berselang, pertandingan banyak dimenangkan dan menjadi
pemenang dari sebuah kompetisi. Dan yang paling keren adalah setelah semua anggota tim dibebaskan hampir
semuannya bersekolah kembali dan mempunyai pekerjaan. Dan salah satunnya bahkan
mendapat beasiswa penuh di sebuah
sekolah aasrama ternama.
Ada
hal menarik yang aku dapat dari film ini , bahwa sejahat2xnya dan
sejelek-jeleknya orang pada akhirnya mereka masih mempunyai hati nurani dan ingin berubah,
paradikma dan kenyataan terjadi sekarang orang yang berprestasi, atau baik..
nereka akan dielu2xkan dan dipuji akan kebaikan dan prestasi mereka. Orang 2x
yang notabene jelek... “sampah masyarakat” akan dipandang sampah dan
dijelekkan. Padahal hal itu tak akan menyelesaikan masalah dan orang jelek akan
selalu jelek . kita seharusnya lebih peka akan keadaan. kalau mereka jelek . kita seharusnya tahu
megapa mereka jelek dan berusaha membantu permasalahan mereka. Seperti yang
selalu diajarkan Rasulullah SAW . bukankah rasulullah itu tidak pernah membenci
kaum quraisy padahal kaum quraisy itu selalu menghalangi rasulullah dalam
menjalankan tugas dari ALLAH SWT.
Inti
dari semuanya tak selamanya musuh itu
musuh. Tak selamanya jelek itu jelek. Jelek itu Cuma tampang luar,,
didalamnya kita tidak tahu. Seperti halnya cucian yang kotor . kita harus
mencucinya akan bersih lagi, begitu juga dengan orang yang “sampah masyarakat.
Mereka harus dirangkul , diberi semangat agar mereka tahu bagaimana tujuan
mereka sebenarnya . :D
Irham najmudin.

