Hari yang cerah , dimana fikiranku tiba-tiba berkembang
kembali
Ada hal yang tiba-tiba menurutku menarik , yaitu ketika menyelesaikan menonton sebuah
film animasi produksi jepang (anime ) bernama GARDEN OF WORDS atau dalam
indonesia TAMAN HARFIAH.
Menarik dalam hal ini lebih kepada kekagumanku terhadap
animasi ini yang aku anggap “masterpiece “
“Garden of the words “ adalah film animasi jepang hasil dari
tangan makoto shinkai yang sebelumnya mensutradarai animasi “ 5 cm persecond. Film
berdurasi 45 menit ini pada dasarnya lebih menitik beratkan pada genre romance
dan slice of life dengan dipadu teknik visual yang mengagumkan. Cerita pada
animasi ini berawal dari seorang tokoh bernama Takao Akizuki, 15 tahun yang
sering bolos sekolah pada saat hujan turun ke sebuah taman, suatu saat takao
bertemu dengan seorang perempuan berpakaian
rapi layaknya seorang pekerja kantoran meminum bir dan membaca sebuah buku
sastra jepang klasik.
Ternyata tidak satu atau dua kali takao bertemu dengan
perempuan itu, namun setiap kali ke taman itu dia selalu bertemu dengan
perempuan itu.
Takao yang suka sekali mendesain dan membuat sepatu ini bahkan bercita-bercita
dapat sekolah di universitas pengerajin sepatu . karena biaya mahal maka dia
membagi waktunya untuk bekerja agar cita-citanya dapat tercapai. Takao mulai tertarik dengan perempuan itu karena setiap hari perempuan itu selalu
berganti-ganti sepatu , hal itu juga menginspirasinya untuk mendesain sepatu .
lama – lama mereka berdua semakin dekat. Karena perempuan itu tahu takao suka
mendesain sepatu , maka perempuan itu membelikannya sebuah buku desain sepatu. Begitu
juga dengan takao yang berjanji akan membuatkan sepatu untuknya.
Karena hal itu takao semakin sadar bahwa dia ingin setiap
pagi hujan turun sehingga bisa bertemu dengan perempuan itu ( jatuh cinta )
Namun nasib berkata lain, musim yang berganti membuat hujan
semakin jarang turun sehingga takao tidak punya alasan untuk pergi ke taman itu.
Suatu hari dia tidak sengaja mengetahui bahwa perempuan itu
adalah seorang di sekolahnya bernama Yukari Yukino yang mau keluar karena punya
masalah dengan siswa kelas tiga.
Takao yang mengetahui hal tersebut bertemu dengan yuki di taman itu. Pada saat
itu dia mengatakan jawaban tanka (puisi pendek berisi 5 baris ) yang bernah dikatakan yuki saaat pertama kali
bertemu. Kemudian hujan turun dengan deras. Dan yuki mengajak takao untuk
berteduh di apartemennya. Pada saat itu takao mengatakn bahwa dia menyukai yuki
namun dengan berat yuki menolaknya dan mengatakan bahwa dia adalah gurunya dan
sebentar lagi akan pindah kota. Mengetahui akan hal tersebut takao pergi. Karena
tidak yakin dengan jawabnnya sendiri, yuki mengejar takao. Dia lalu memeluknya
dan mengatakn bahwa selam ini dia takut ke sekolah dan takao lah yang
menyelamatkannya.
Ending dari film ini sendiri mereka berdua dan berpisah,
takao terus mendesain sepatu dan suatu saat akan menemui yuki.
Film bergenre anime ini memang pantas di bilang masterpiece
. tidak hanya ceritanya yang orisinal tapi menyentuh namun lebih menitik
beratkan teknik dari bang makoto shinkai dalam mempermainkan bentuk animasi nya
sehingga terasa sangat nyata . hal ini sudah dilihat dari detik awal pemutaran
film yang terlihat gerakan daun yang menyentuh air terlihat sangat nyata..
begitu juga dengan butiran air yang jatuh di tanah terlihat begitu halus. Dari keseluruhan
penggambaran 2 dimensi dari film ini aku merasa memang sangat bagus dan sangat
mendetail. dasar dari cerita berupa hujan juga sangat membuat anime ini semakin melow seperti halnya film makoto shinkai sebelumnya, seperti 5 cm persecond atau place promised in our early days.
Mungkin bagi bukan pecinta drama, mungkin anime ini kayaknya
akan membosankan , namun dilain hal itu dalam aspek penggambaran lingkungan
serta penghayatan cerita yang terlihat sangat “cool “ bisa dibilang
memang film ini sangat “masterpiece “ dalam bidangnya. Dan mungkin juga dapat
membangkitkan semangat kita dalam berimajinasi menggambarkan dunia dalam bentuk
suatu dimensi.
Begitu juga aku,,, menurutku gak ada salahnya jika lulusan fisika
punya impian membuat film bermuatan 2 Dimensi :D :D .
o iya kalau pengen lebih lanjut bisa dilihat trailernya


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
syukron katsiran telah berkomentar dengan baik :D