Pages

TAK SELAMANYA JELEK ITU JELEK

Selasa, 08 April 2014



Tulisan  ini pertama aku buat untuk mefreksikan kegundahanku terhadap fenomena yang terjadi dalam kurun beberapa tahun ini. Masih teringat dalam benakku kemarin malam melihat film yang berjudul “gridiron gank”. Film ini adalah produksi pamamore pictures dan dibintangi oleh dwane “ the rock” johnson, seorang pegulat wwa yang akhir- akhir ini sering menjadi aktor film. Film ini berdasarkan kisah nyata dimana seorang pengurus sebuah penjara anak-anak  ingin merubah keadaan  para narapidana anak – anak  agar kelak ketika mereka semua keluar dari penjara tidak kembali ke jalanan, melakukan kejahatan dan masuk penjara lagi. karena pada kenyataannya saat itu 75 % anak-anak atau remaja yang kelluar dari penjara itu kembali lagi berurusan dengan polisi dan kembali lagi masuk penjara. Pengurus yang bernama Sean Porters yang dibintangi dwayne “ the rock “ johnson  dengan dibantu  oleh temannya yang sama-sama menjadi pengurus yaitu marcus dibintangi oleh xzibit mencetuskan ide untuk membuat sebuah team american football bernama killpatrick mustangs. Ternyata kenyataan membuat sebuah team tak semudah membangun team tersebut. Banyak sekali tantangan yang meng hadang tim tersebut mulai dari anggota tim sendiri yang sulit mengendalikan emosi, sosial serta semangat mereka yang seakan –akan hilang. Sampai akhirnya 2 pertandingan yang mereka jalani berakhir dengan dengan kekalahan telak. Setelah hal itu terjadi ternyata ada perubahan yang terjadi pada anggota tim. Lama – kelamaan mereka sadar akan posisinya dan ingin merubah paradikma  pada dirinya menuju hidup yang lebih baik dan bermanfaat . ada satu kutipan yang aku suka dari film ini yaitu salah satu perkataan dari anggota team “ aku lelah menjadi pecundang”. Lama waktu berselang, pertandingan banyak dimenangkan dan menjadi pemenang dari sebuah kompetisi. Dan yang paling keren adalah  setelah semua anggota tim dibebaskan hampir semuannya bersekolah kembali dan mempunyai pekerjaan. Dan salah satunnya bahkan mendapat beasiswa penuh di  sebuah sekolah aasrama ternama.
Ada hal menarik yang aku dapat dari film ini , bahwa sejahat2xnya dan sejelek-jeleknya orang pada akhirnya mereka  masih mempunyai hati nurani dan ingin berubah, paradikma dan kenyataan terjadi sekarang orang yang berprestasi, atau baik.. nereka akan dielu2xkan dan dipuji akan kebaikan dan prestasi mereka. Orang 2x yang notabene jelek... “sampah masyarakat” akan dipandang sampah dan dijelekkan. Padahal hal itu tak akan menyelesaikan masalah dan orang jelek akan selalu jelek . kita seharusnya lebih peka akan keadaan.  kalau mereka jelek . kita seharusnya tahu megapa mereka jelek dan berusaha membantu permasalahan mereka. Seperti yang selalu diajarkan Rasulullah SAW . bukankah rasulullah itu tidak pernah membenci kaum quraisy padahal kaum quraisy itu selalu menghalangi rasulullah dalam menjalankan tugas dari ALLAH SWT.
Inti dari semuanya tak selamanya musuh itu  musuh. Tak selamanya jelek itu jelek. Jelek itu Cuma tampang luar,, didalamnya kita tidak tahu. Seperti halnya cucian yang kotor . kita harus mencucinya akan bersih lagi, begitu juga dengan orang yang “sampah masyarakat. Mereka harus dirangkul , diberi semangat agar mereka tahu bagaimana tujuan mereka sebenarnya . :D
 Irham najmudin.

1 komentar:

syukron katsiran telah berkomentar dengan baik :D