Kota malang memiliki banyak potensi wisata komersial dan
wisata sejarah. Salah satunya adalah museum brawijaya kota malang. Museum
brawijaya adalah salah satu museum yang mempunyai koleksi berupa peninggalan
sejarah masa perjuangan arek-arek jawa timur dalam mempertahankan kemerdekaan
indonesia. Tidak Cuma peninggalan sejarah perjuangan arek-arek jawa timur, kita juga bisa menemukan foto-foto malang
tempo dulu . museum ini juga mempunyai nama lain yaitu citta
utthapana cakra yang berarti “api penyebar semangat”.
Museum
brawijaya ini terletak di jalan ijen No.
25 kota malang. Lebih tepatnya berada di
depan pertigaan Ijen boulevard dan perpustakaan umum kota malang. Untuk
mencapai museum tersebut bisa dibilang sangat mudah karena jalan di depan museum brawijaya itu juga
digunakan sebagai rute umum angkot dari
beberapa jurusan dan jika kita berangkat dari terminal arjosari kita bisa naik
angkot berplat AL dan turun langsung di depan museum begitu juga jika berangkat
dari terminal landungsari bisa naik angkot berplat yang sama.
Nuansa zaman perjuangan terasa sejak diluar
gedung , hal itu karena kita sudah disambut dengan senjata penangkis udara
milik jepang dan meriam milik belanda hasil rampasan pejuang dalam
mempertahankan kemerdekaan , selain itu ada juga bekas tank saksi bisu perang
kemerdekaan yang masih terawat dengan baik dan menawan di depan museum. Memasuki lingkungan museum
kita juga disambut patung jendral ahmad yani tepat dipintu masuk. Disana kita
akan dikenai tarif Rp 2500/orang, setelah memasukinya tepatnya di ruang lobi
lagi-lagi kita akan disambut wajah-wajah para panglima kodam brawijaya mulai dari tahun 1945 sampai
sekarang yang terpampang rapi dalam bingkai foto dinding museum.
Museum ini pada dasarnya terbagi atas
2 ruangan yaitu ruang koleksi 1 dan ruang koleksi 2 ditambah halaman belakang
yang berada tepat di depan lobi.jika kita masuk ke dalam ruang koleksi 1
tepatnya sebelah kiri ruang lobi nuansa tahun 1945 pun langsung terasa. Disini
kita akan menemukan banyak benda peninggalan tahun pertama kemerdekaan
serta peristiwa penting tahun 1945 sampai 1949 . selain itu di ruang
ini juga bisa ditemukan lukisan – lukisan
tentara peta, seragamnya serta atribut yang pernah digunakan perwira
peta, foto-foto sejarah masa 1945, peralatan obat yang pernah digunakan oleh dr
harjono yang gugur di perang kriyan mojokerto. Burung merpati pos yang
diawetkan serta senjata api hasil rampasan semasa perang, yang paling menarik
dari ruangan ini adalah sepasang kursi yang pernah digunakan sebagai tempat
perundingan genjatan senjata antara soekarno dengan pihak sekutu dan juga mobil
keluaran perusahaan desoto yang pernah digunakan panglima kolonel brawijaya
tahun 1948.
Masuk
ke dalam ruang koleksi.zaman terasa kembali ke tahun 1950 an sampai 1970 an..
hal itu terbukti dengan koleksinya seperti senjata api rampasan pemberontak,
bejana besi, benda-benda rampasan saat pembebasan papua barat dan operasi
trisula. Selain itu juga ada komputer pertama yang digunakan kodam brawijaya, gambar-gambar
saksi bisu sejarah pemberontakan seperti PKI
serta peta malang tempo tahun 1970 an.
Pada
halaman tengah nuansa suram bisa kita rasakan, karena disini terdapat koleksi
yang juga m,enjadi icon museum brawijaya
yaitu gerbong maut, gerbong maut yang
terdapat di museum itu adalah salah satu dari 3 rangkaian gerbong yang pernah
mengangkut 100 tawanan pejuang kemerdekaan dari bondowoso menuju surabaya,
dalam sejarahnya gerbong ini menewaskan hampir seluruh tawanan yang terangkut
karena pada saat pemindahan gerbong ditutup rapat sedangkan di dalam gerbong
tidak ada ventilasi sama sekali.
Sejauh
mata memandang memang museum brawijaya terkesan sederhana dengan bentuk
bangunan yang masih memakai corak klasik atau lama namun terawat dengan baik.
Walaupun ada beberapa kelemahan seperti pada lantai 2 yang terdapat payung
namun tidak ada kursi yang terpasang
Terlepas
dari semua itu perlu kita sadari pentingnya bagi kita semua untuk menghormati
sejarah dan mengenangnya dalam memori. Karena dengan sejarah kita bisa
mendapatkan apa yang sekarang didapatkan. Dengan sejarah maka indonesia ini
bisa merdeka dan dengan sejarah kita bisa belajar dan merenunginnya sehingga
kita bisa menjadi yang lebih baik di masa mendatang. Salah satu bentuk paling
baik dari menghormati sejarah dari museum brawijaya ini yang berisi
bentuk-bentuk nyata perjuangan dalam mempertahankan kemerdekaan indonesia
Kayaknya
enggak masalah kalau aku yang fisika bisa menjadi ahli sejarah :D :D

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
syukron katsiran telah berkomentar dengan baik :D