Pages

sejarah yang hidup

Sabtu, 14 Februari 2015
Kota malang memiliki banyak potensi wisata komersial dan wisata sejarah. Salah satunya adalah museum brawijaya kota malang. Museum brawijaya adalah salah satu museum yang mempunyai koleksi berupa peninggalan sejarah masa perjuangan arek-arek jawa timur dalam mempertahankan kemerdekaan indonesia. Tidak Cuma peninggalan sejarah perjuangan arek-arek jawa timur,  kita juga bisa menemukan foto-foto malang tempo dulu . museum ini juga mempunyai nama lain yaitu  citta utthapana cakra yang berarti “api penyebar semangat”.
Museum brawijaya ini terletak  di jalan ijen No. 25 kota malang. Lebih tepatnya berada  di depan pertigaan Ijen boulevard dan perpustakaan umum kota malang. Untuk mencapai museum tersebut bisa dibilang sangat mudah karena  jalan di depan museum brawijaya itu juga digunakan sebagai rute umum  angkot dari beberapa jurusan dan jika kita berangkat dari terminal arjosari kita bisa naik angkot berplat AL dan turun langsung di depan museum begitu juga jika berangkat dari terminal landungsari bisa naik angkot berplat yang sama.

 Nuansa zaman perjuangan terasa sejak diluar gedung , hal itu karena kita sudah disambut dengan senjata penangkis udara milik jepang dan meriam milik belanda hasil rampasan pejuang dalam mempertahankan kemerdekaan , selain itu ada juga bekas tank saksi bisu perang kemerdekaan yang masih terawat dengan baik dan menawan  di depan museum. Memasuki lingkungan museum kita juga disambut patung jendral ahmad yani tepat dipintu masuk. Disana kita akan dikenai tarif Rp 2500/orang, setelah memasukinya tepatnya di ruang lobi lagi-lagi kita akan disambut wajah-wajah para panglima kodam  brawijaya mulai dari tahun 1945 sampai sekarang yang terpampang rapi dalam bingkai foto dinding museum.
          Museum ini pada dasarnya terbagi atas 2 ruangan yaitu ruang koleksi 1 dan ruang koleksi 2 ditambah halaman belakang yang berada tepat di depan lobi.jika kita masuk ke dalam ruang koleksi 1 tepatnya sebelah kiri ruang lobi nuansa tahun 1945 pun langsung terasa. Disini kita akan menemukan banyak benda peninggalan tahun pertama kemerdekaan serta  peristiwa penting  tahun 1945 sampai 1949 . selain itu di ruang ini juga bisa ditemukan lukisan – lukisan  tentara peta, seragamnya serta atribut yang pernah digunakan perwira peta, foto-foto sejarah masa 1945, peralatan obat yang pernah digunakan oleh dr harjono yang gugur di perang kriyan mojokerto. Burung merpati pos yang diawetkan serta senjata api hasil rampasan semasa perang, yang paling menarik dari ruangan ini adalah sepasang kursi yang pernah digunakan sebagai tempat perundingan genjatan senjata antara soekarno dengan pihak sekutu dan juga mobil keluaran perusahaan desoto yang pernah digunakan panglima kolonel brawijaya tahun 1948.
Masuk ke dalam ruang koleksi.zaman terasa kembali ke tahun 1950 an sampai 1970 an.. hal itu terbukti dengan koleksinya seperti senjata api rampasan pemberontak, bejana besi, benda-benda rampasan saat pembebasan papua barat dan operasi trisula. Selain itu juga ada komputer pertama yang digunakan kodam brawijaya, gambar-gambar saksi bisu sejarah pemberontakan seperti PKI  serta peta malang tempo tahun 1970 an.
Pada halaman tengah nuansa suram bisa kita rasakan, karena disini terdapat koleksi yang juga m,enjadi  icon museum brawijaya yaitu gerbong maut, gerbong maut  yang terdapat di museum itu adalah salah satu dari 3 rangkaian gerbong yang pernah mengangkut 100 tawanan pejuang kemerdekaan dari bondowoso menuju surabaya, dalam sejarahnya gerbong ini menewaskan hampir seluruh tawanan yang terangkut karena pada saat pemindahan gerbong ditutup rapat sedangkan di dalam gerbong tidak ada ventilasi sama sekali.

Sejauh mata memandang memang museum brawijaya terkesan sederhana dengan bentuk bangunan yang masih memakai corak klasik atau lama namun terawat dengan baik. Walaupun ada beberapa kelemahan seperti pada lantai 2 yang terdapat payung namun tidak ada kursi yang terpasang
Terlepas dari semua itu perlu kita sadari pentingnya bagi kita semua untuk menghormati sejarah dan mengenangnya dalam memori. Karena dengan sejarah kita bisa mendapatkan apa yang sekarang didapatkan. Dengan sejarah maka indonesia ini bisa merdeka dan dengan sejarah kita bisa belajar dan merenunginnya sehingga kita bisa menjadi yang lebih baik di masa mendatang. Salah satu bentuk paling baik dari menghormati sejarah dari museum brawijaya ini yang berisi bentuk-bentuk nyata perjuangan dalam mempertahankan kemerdekaan indonesia

Kayaknya enggak masalah kalau aku yang fisika bisa menjadi ahli sejarah :D :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

syukron katsiran telah berkomentar dengan baik :D